Tampilkan postingan dengan label love N sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label love N sex. Tampilkan semua postingan

Proposal Nikah

Respons: 0 komentar


Latar Belakang
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati..sebagai hamba Allah, saya telah diberi berbagai nikmat. Maha Benar Allah yang telah berfirman : "Kami akan perlihatkan tanda-tanda kebesaran kami di ufuk-ufuk dan dalam diri mereka, sehingga mereka dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah itu benar dan Maha Melihat segala sesuatu".
Nikmat tersebut diantaranya ialah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis.. yaitu: Menikah ! Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah, hanyalah kehancuran yang didapatkannya..Na'udzubillah ! Dan Allah telah berfirman : "Janganlah kalian mendekati zina, karena zina adalah perbuatan yang buruk lagi kotor" (Qs. Al Israa' : 32).
Ibunda dan Ayahanda tercinta..melihat pergaulan anak muda dewasa itu sungguh amat memprihatinkan, mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. "Saya nggak sempat mikirin kawin, sibuk kerja, lagipula saya masih ngumpulin barang dulu," ataupun Kerja belum mapan , belum cukup siap untuk berumah tangga¡¨, begitu kata mereka, padahal kurang apa sih mereka. Mudah-mudahan saya bisa bertahan dan bersabar agar tak berbuat maksiat. Wallahu a'lam.
Ibunda dan Ayahanda tersayang..bercerita tentang pergaulan anak muda yang cenderung bebas pada umumnya, rasanya tidak cukup tinta ini untuk saya torehkan. Setiap saya menulis peristiwa anak muda di  majalah Islam, pada saat yang sama terjadi pula peristiwa baru yang menuntut perhatian kita..Astaghfirullah.. Ibunda dan Ayahanda..inilah antara lain yang melatar belakangi saya ingin menyegerakan menikah.
Dasar Pemikiran
Dari Al Qur¡¦an dan Al Hadits :
  1.  "Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui." (QS. An Nuur (24) : 32).
  2. "Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah." (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49).
  3. ¨Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui¡¨ (Qs. Yaa Siin (36) : 36).
  4. Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).
  5. Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).
  6. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).
  7. Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali. (Qs. An Nisaa (4) : 1).
  8. Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).
  9. ..Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..(Qs. An Nisaa' (4) : 3).
  10. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukminah apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah berbuat kesesatan yang nyata. (Qs. Al Ahzaab (33) : 36).
  11. Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah : Rasulullah SAW bersabda: "Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !"(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).
  12. Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah (HR. Tirmidzi).
  13. Dari Aisyah, "Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu¡¨ (HR. Hakim dan Abu Dawud). 14. Jika ada manusia belum hidup bersama pasangannya, berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah, sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya." (HR. Baihaqi).
  14. Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihat.(HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).
  15. "Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah  (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim) : a. Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b. Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c. Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram."
  16. "Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas'ud).
  17. Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Abu Dawud).
  18. Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain (HR. Abdurrazak dan Baihaqi).
  19. Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan) (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah).
  20. Rasulullah SAW. bersabda : "Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah" (HR. Bukhari).
  21. Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Ya¡¦la dan Thabrani).
  22. Dari Anas, Rasulullah SAW. pernah bersabda : Barang siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan terhormat. (HR. Ibnu Majah,dhaif).
  23. Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka (Al Hadits).
Tujuan Pernikahan
  1. Melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul.
  2. Melanjutkan generasi muslim sebagai pengemban risalah Islam.
  3. Mewujudkan keluarga Muslim menuju masyarakat Muslim.
  4. Mendapatkan cinta dan kasih sayang.
  5. Ketenangan Jiwa dengan memelihara kehormatan diri (menghindarkan diri dari perbuatan maksiat / perilaku hina lainnya).
  6. Agar kaya (sebaik-baik kekayaan adalah isteri yang shalihat).
  7. Meluaskan kekerabatan (menyambung tali silaturahmi / menguatkan ikatan kekeluargaan)
Kesiapan Pribadi
  1. Kondisi Qalb yang sudah mantap dan makin bertambah yakin setelah istikharah. Rasulullah SAW. bersabda : ¡§Man Jadda Wa Jadda¡¨ (Siapa yang bersungguh-sungguh pasti ia akan berhasil melewati rintangan itu).
  2. Termasuk wajib nikah (sulit untuk shaum).
  3. Termasuk  tathhir (mensucikan diri).
  4. Secara materi, Insya Allah siap. ¡§Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya¡¨  (Qs. At Thalaq (65) : 7)
Akibat Menunda atau Mempersulit Pernikahan
  • Kerusakan dan kehancuran moral akibat pacaran dan free sex.
  • Tertunda lahirnya generasi penerus risalah.
  • Tidak tenangnya Ruhani dan perasaan, karena Allah baru memberi ketenangan dan kasih sayang bagi orang yang menikah.
  • Menanggung dosa di akhirat kelak, karena tidak dikerjakannya kewajiban menikah saat syarat yang Allah dan RasulNya tetapkan terpenuhi.
  • Apalagi sampai bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya. Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia bersunyi sepi berduaan dengan wanita yang tidak didampingi mahramnya, karena yang menjadi pihak ketiganya adalah syaitan." (HR. Ahmad) dan "Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya" (HR. Thabrani dan Baihaqi).. Astaghfirullahaladzim.. Na'udzubillahi min dzalik
Namun, umumnya yang terjadi di masyarakat di seputar pernikahan adalah sebagai berikut ini :
  • Status yang mulia bukan lagi yang taqwa, melainkan gelar yang disandang:Ir, DR, SE, SH, ST, dsb
  • Pesta pernikahan yang wah / mahar yang tinggi, sebab merupakan kebanggaan tersendiri, bukan di selenggarakan penuh ketawadhu'an sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (Pernikahan hendaklah dilandasi semata-mata hanya mencari ridha Allah dan RasulNya. Bukan di campuri dengan harapan ridha dari  manusia (sanjungan, tidak enak kata orang). Saya yakin sekali.. bila Allah ridha pada apa yang kita kerjakan, maka kita akan selamat di dunia dan di akhirat kelak.)
  • Pernikahan dianggap penghalang untuk menyenangkan orang tua.
  • Masyarakat menganggap pernikahan akan merepotkan Studi, padahal justru dengan menikah penglihatan lebih terjaga dari hal-hal yang haram, dan semakin semangat menyelesaikan kuliah.
Memperbaiki Niat :
Innamal a'malu binniyat....... Niat adalah kebangkitan jiwa dan kecenderungan pada apa-apa yang muncul padanya berupa tujuan yang dituntut yang penting baginya, baik secara segera maupun ditangguhkan.
Niat Ketika Memilih Pendamping
Rasulullah bersabda "Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya."(HR. Thabrani).
"Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama". (HR. Ibnu Majah).
Nabi SAW. bersabda : Janganlah kalian menikahi kerabat dekat, sebab (akibatnya) dapat melahirkan anak yang lemah (baik akal dan fisiknya) (Al Hadits).
Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda, ¡§Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama." (HR. Muslim dan Tirmidzi). Niat dalam Proses Pernikahan
Masalah niat tak berhenti sampai memilih pendamping. Niat masih terus menyertai berbagai urusan yang berkenaan dengan terjadinya pernikahan. Mulai dari memberi mahar, menebar undangan walimah, menyelenggarakan walimah. Walimah lebih dari dua hari lebih dekat pada mudharat, sedang walimah hari ketiga termasuk riya'. "Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan."(Qs. An Nisaa (4) : 4).
Rasulullah SAW bersabda : "Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang paling ringan maharnya" (HR. Ahmad, Al Hakim, Al Baihaqi dengan sanad yang shahih). Dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah SAW. telah bersabda, "Sesungguhnya berkah nikah yang besar ialah yang sederhana belanjanya (maharnya)" (HR. Ahmad). Nabi SAW pernah berjanji : "Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya." (HR. Ashhabus Sunan). Dari Anas, dia berkata : " Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar berupa keIslamannya" (Ditakhrij dari An Nasa'i)..Subhanallah..
Proses pernikahan mempengaruhi niat. Proses pernikahan yang sederhana dan mudah insya Allah akan mendekatkan kepada bersihnya niat, memudahkan proses pernikahan bisa menjernihkan niat. Sedangkan mempersulit proses pernikahan akan mengkotori niat. "Adakanlah perayaan sekalipun hanya memotong seekor kambing." (HR. Bukhari dan Muslim)
Pernikahan haruslah memenuhi kriteria Lillah, Billah, dan Ilallah. Yang dimaksud Lillah, ialah niat nikah itu harus karena Allah. Proses dan caranya harus Billah, sesuai dengan ketentuan dari Allah.. Termasuk didalamnya dalam pemilihan calon, dan proses menuju jenjang pernikahan (bersih dari pacaran / nafsu atau tidak). Terakhir Ilallah, tujuannya dalam rangka menggapai keridhoan Allah.
Sehingga dalam penyelenggaraan nikah tidak bermaksiat pada Allah ; misalnya : adanya pemisahan antara tamu lelaki dan wanita, tidak berlebih-lebihan, tidak makan sambil berdiri (adab makanan dimasyarakat biasanya standing party-ini yang harus di hindari, padahal tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang demikian), Pengantin tidak disandingkan, adab mendo'akan pengantin dengan do'a : Barokallahu laka wa baroka 'alaikum wa jama'a baynakuma fii khoir.. (Semoga Allah membarakahi kalian dan melimpahkan barakah kepada kalian), tidak bersalaman dengan lawan jenis, Tidak berhias secara berlebihan ("Dan janganlah bertabarruj (berhias) seperti tabarrujnya jahiliyah yang pertama" - Qs. Al Ahzab (33),
Meraih Pernikahan Ruhani
Jika seseorang sudah dipenuhi dengan kecintaan dan kerinduan pada Allah, maka ia akan berusaha mencari seseorang yang sama dengannya. Secara psikologis, seseorang akan merasa tenang dan tentram jika berdampingan dengan orang yang sama dengannya, baik dalam perasaan, pandangan hidup dan lain sebagainya. Karena itu, berbahagialah seseorang yang dapat merasakan cinta Allah dari pasangan hidupnya, yakni orang yang dalam hatinya Allah hadir secara penuh. Mereka saling mencintai bukan atas nama diri mereka, melainkan atas nama Allah dan untuk Allah.
Betapa indahnya pertemuan dua insan yang saling mencintai dan merindukan Allah. Pernikahan mereka bukanlah semata-mata pertemuan dua insan yang berlainan jenis, melainkan pertemuan dua ruhani yang sedang meniti perjalanan menuju Allah, kekasih yang mereka cintai. Itulah yang dimaksud dengan pernikahan ruhani. KALO KITA BERKUALITAS DI SISI ALLAH, PASTI YANG AKAN DATANG JUGA SEORANG (JODOH UNTUK KITA) YANG BERKUALITAS  PULA (Al Izzah 18 / Th. 2)
Penutup
"Hai, orang-orang beriman !! Janganlah kamu mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah kepada kamu dan jangan kamu melampaui batas, karena Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampaui batas." (Qs. Al Maidaah (5) : 87).
Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan. Dan sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Qs. Alam Nasyrah (94) : 5- 6 ).
Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya sayangi dan saya cintai atas nama Allah.. demikanlah proposal ini (secara fitrah) saya tuliskan. Saya sangat berharap Ibunda dan Ayahanda.. memahami keinginan saya. Atas restu dan doa dari Ibunda serta Ayahanda..saya ucapkan "Jazakumullah Khairan katsiira". "Ya Allah, jadikanlah aku ridho terhadap apa-apa yang Engkau tetapkan dan jadikan barokah apa-apa yang telah Engkau takdirkan, sehingga tidak ingin aku menyegerakan apa-apa yang engkau tunda dan menunda apa-apa yang Engkau segerakan.. YA ALLAH BERILAH PAHALA DALAM MUSIBAHKU KALI INI DAN GANTIKAN UNTUKKU YANG LEBIH BAIK DARINYA.. Amiin"
====================================
Dedicated to : My inspiration .... yang pernah singgah dan menghuni "hati" ...Astaghfirullah !! Saat langkah ada didunia maya, tak menapak di bumi-Nya..Lalu, kucoba atur gelombang asa..Robbi kudengar panggilanMu tuk meniti jalan RidhoMu.. Kuharap ada penolong dari hambaMu meneguhkan tapak kakiku di jalan-Mu dan menemani panjangnya jalan dakwah yang harus aku titi.. " Saat Cinta dan Rindu  tuk gapai Syurga dan Syahid di jalanNya makin membuncah.."
====================================
Maraji / Referensi :
  1. Majalah Ishlah, Edisi Awal Tahun 1995.
  2. Fiqh Islam, H. Sulaiman Rasyid, 1994, Cet. 27, Bandung, Sinar Baru Algesindo.
  3. Fikih Sunnah 6, Sayyid Sabiq, 1980, cet. 15, Bandung, Pt. Al Ma'arif.
  4. Kupinang Engkau dengan Hamdalah, Muhammad Faudzil Adhim, 1998, Yogyakarta, Mitra Pustaka.
  5. Indahnya Pernikahan Dini, Muhammad Faudzil Adhim, 2002, Cet. 1, Jakarta, Gema Insani Press.
  6. Rintangan Pernikahan dan Pemecahannya, Abdullah Nashih Ulwan, 1997, Cet. 1, Jakarta, Studia Press.
  7. Perkawinan Masalah Orang muda, Orang Tua dan Negara, Abdullah Nashih Ulwan, 1996, Cet. 5, Jakarta, Gema Insani Press.
  8. Kebebasan Wanita, jilid 1, 5, 6, A.H.A. Syuqqah, 1998, Cet.1, Jakarta, Gema Insani Press
  9. Sulitnya Berumah Tangga, Muhammad Utsman Al Khasyt, 1999, Cet. 18, Jakarta, Gema Insani Press. 
  10.  Majalah Cerdas Pemuda Islam Al Izzah, Wahai Pemuda, Menikahlah, No. 17/Th. 2 31 Mei 2001, Jakarta, YPDS Al Mukhtar.

Bagaimana Sih Rasanya Berhubungan Badan ?

Respons: 0 komentar



Jawaban :
1. Saya tanyakan, apa 'gambaran mereka' ttg berhubungan badan. (Biarkan mereka mendefinisikan ttg apa itu berhubungan badan, Dapat informasi dari mana, dll)
2. Saya tanyakan, "Dugaan/tebakan kalian ttg rasanya berhubungan badan itu apa?" (kalau mereka malu...berikan pilihan :
Asin..manis..pedas..pahit enak...sakit...mengerikan..dst )
karena sekedar dugaan /tebakan...biarkan mereka menebak. Setelah itu, "Tanya alasan kenapa mereka menebak bahwa rasanya berhubungan Badan adalah seperti itu"

3. Sy jelaskan secara definisi kepada mereka ttg Berhubungan Badan (SECARA BIOLOGIS).
Lalu saya jelaskan (secara biologis...apa2 saja yg terjadi pada kondisi fisik masing2)
plus cerita ttg ada/tidaknya 'pelumas'.... ttg selaput dara...dll

4. Saya jelaskan SECARA PSIKOLOGIS ttg hubungan badan dengan Latar belakang --jenis hubungan ikatan manusia-- :
suami istri / pacar / PSK --komersial-- / Selingkuhan --zina pd pasangan menikah -- / pemerkosaan / homo+lesbi / latar belakang umur pelakunya juga saya paparkan

5. Saya paparkan dari sisi TUHAN (agama) mengatur ttg hubungan badan pada manusia :
Syarat ikatan yang boleh melakukan hubungan badan / Hak dan kewajiban plus Akhlak dlm berhubungan badan (singkat saja)

setelah itu, TERAKHIR sy kembalikan kpd mereka,
"Jadi...apa rasanya berhubungan badan?"
 saat itu, kedua remaja putri tsb menjawab , "TERGANTUNG, bune. Tergantung kondisi Biologis...Psikologis...dan Agama mereka"

PENUTUP : barulah saya Simpulkan ttg konsep pergaulan, Bagaimana remaja/kita harus memuliakan diri kita sebelum dan sesudah pernikahan.
--semoga ini dpt membantu dialog kita terhadap remaja terkasih yaa Bunda--

Malam Pertama Si Perawan Caddy Golf

Respons: 0 komentar
 tidak perawan
Tadi siang aku makan siang bareng teman main golfku, segera saja kutagih bagaimana cerita jalan-jalannya dengan Caddy Golf klub Bogor Raya. Sambil senyum-senyum geli dia bilang koq aku masih ingat aja kalo dia mau jalam ama caddy ? Penasaran yah ? 

Ia pun menceritakan detail, mulai dari menjemput caddy tersebut sepulang kerja, jalan-jalan ke puncak, sampai akhirnya menginap di hotel Seruni di kawasan puncak pass.
Kawanku diwakili huruf A, caddy golf diwakili huruf C :

A : (di dalam mobil setelah menjemput) kemana kita dik ?
C : terserah Bapak saja, saya ikut saja.
A : Kalo ke puncak bagaimana ? Kita cari udara segar, sambil makan jagung bakar, trus abis itu kamu makan jagung aku
C : hehehe Bapak bisa aja.. Kayanya seru ke puncak yah Pak
A : Seru lah dik, kan perginya ama kamu..
C : mau lebih seru gak Pak ?
A : apa dik ?
C : Bapak ajak istri, kita ketemuan bertiga..
A : waduhh.. Bisa mati aku dik.. Bukan lagi seru, tapi kiamat.. Mat.. Mat..
C : hihihi.. Becanda Pak.. ( Sambil kepalanya nyender di pundak kawanku)

Singkat cerita mereka sampai ke Puncak, tepatnya di hotel Seruni, mereka pun check in dan rencana menginap di sana satu malam saja. Dan malam pertama bagi si caddy golf yang ditunggu-tunggu pun tiba
A : kamu udah siap dik ?
C : sudah Pak. Saya siap lahir batin
A : Kamu mau mulai dari mana ?
C : terserah bapak dari mana saja ? Saya kan gak ngerti Pak ? Dari tadi ngobrol terus, kapan mulainya Pak ?
A : hehehe iya yah, ko malah ngobrol terus.. Aku jadi grogi nih dik.. Jadi tegang..
C : bukannya bapak sudah tegang dart tadi ?
A : bukan tegang itu dik, tapi tegamg perasaannya, aku seumur-umur belum pernah main sama perawan.
C : Sama dong pak.. Saya seumur-umur juga belum pernah main sama perawan
A : Argghhhhhh emangnya kamu lesbi..
C : hihihi.. Kalo aku lesbi, aku ga mau bapak ajak ke puncak.. Wekk..
A : okk kita mulai yah dik.. Kamu mau buka baju sendiri apa aku yang bukain..
C : aku buka sendiri aja Pak, kan aku sudah besar..
A : omong-omong kamu usianya berapa, kayanya masih sangat muda ?
C : aku 19 tahun Pak, lulus SMA tahun lalu
A : syukurlah..
C : kenapa emangnya Pak ? Ketuaan yah pak ? Bapak ga suka yah ?
A : bukan dik, aku takut kena undang-umdang perlindungan anak, jika meniduri gadis di bawah umur (kurang dari 18 tahun)
C : tenang aja Pak.. Kita kan suka sama suka.. Bapak suka sama saya, saya suka uang bapak.. Hehe

Baru saja temanku membuka celana panjangnya (tinggal celana dalam), pintu hotel di ketok dari luar dengan keras dan sepertinya ramai orang di luar, temanku bingung ada apa, segera saja ia membuka pintu. Begitu pintu dibuka, masuklah puluhan oramg berseragam polisi dan sapol PP dari pemda setempat.

Salah satu dari Mereka mengatakan, ini adalah razia terhadap pasangan yang bukan suami istri karena maraknya kawin kontrak dan prostitusi terselebung di kawasan puncak. Singkat cerita kawanku dan caddy golf di bawa ke kantor polsek setempat untuk didata dan diminta keterangan, dan di nasehati untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut kembali. Baru pagi harinya kawanku diperbolehkan pulang, itupun pulang sendiri-sendiri tidak bareng dengan caddy golf tersebut.

Duh kasian sekali kawanku, niatnya mau nginap di villa dan merasakan malam pertama bersama caddy golf yang masih perawan, malah menginap di polsek daerah puncak.

Aku ledek temanku, “Kalian kelamaan ngobrol-ngobrolnya sih.. Coba kalo ga pake ngobrol lama-lama pasti kamu sudah dapat merasakan nikmatnya gadis perawan.” Kawanku hanya cemberut sambil menahan malu, dia bilang : “yah mau bagaimana lagi bro, semua sudah ku setting bagus, mungkin doa istriku manjur sekali, karena dia doakan aku selalu setia dan tidak selingkuh dengan wanita lain.”

*pesan moral dari cerita ini : kalo mau main sama perawan jangan lama-lama ngobrolnya, kalo mau ngobrol lama-lama di kantin saja sambil makan siang.. Hehehehehe Hahahahaha wkwkwkwkwkwk
BACA INI JUGA GAN SERU ABIS

sumber 

Kisah wanita yang menjajakan keperawanannya

Respons: 0 komentar
Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima. Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.

Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.

Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.

Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya :
” Maaf, nona … Apakah anda sedang menunggu seseorang? ”
” Tidak! ” Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
” Lantas untuk apa anda duduk di sini?”
” Apakah tidak boleh? ” Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..
” Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.”
” Maksud, bapak? ”
” Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ”
” Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual ” Kata wanita itu dengan suara lambat.
 ” Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? ”


Tanpa sadar kehilangan keperawanan

Respons: 1 komentar
Saya mahasiswa tingkat akhir disalah satu universitas di Jawa Timur. Umur saya 23 thn. Saya pacaran dengan lelaki yang sedikit lebih muda, lebih muda 7 bulan dari saya. Saya sangat sayang padanya, dia adalah teman sma saya dan kami satu universitas hingga kini… Awalnya saya yang terlebih dahulu menyukainya ketika kami sekelas dibangku sma. Tiga tahun saya menanti dia datang kepelukan saya. 

Saya terus berusaha mendekatinya. Pernah sekali saya menyatakan cinta, namun dia tidak menjawab hingga akhirnya saya menjauh darinya, disaat itulah dia merasa kehilangan saya dan baru sadar jika dia sangat mencintai saya. Lalu tak lama kami memutuskan untuk berpacaran. 

Sudah 2 tahun kami membina hubungan, dia pria yang baik, meskipun dia tidak bisa dekat dengan keluarga saya dan lebih mementingkan teman. Tapi saya tahu pasti kalau hanya ada saya dihatinya, seminggu pertama pacaran kita sudah kissing menurut saya itu terlalu cepat bagi saya yang baru pertama kali pacaran. Lalu semakin lama hubungan fisik kita semakin jauh. Tidak munafik karena saya sendiri menikmatinya. Kadang saya berinisiatif dan kadang saya meminta dia untuk melakukannya, dia pria yang baik sebenarnya. Awalnya dari mulut turun keleher. Lalu dia memegan buah dada saya,  
saya tidak keberatan karena saya sangat menyayanginya, lama kelamaan dia mulai memasukkan tangannya kedalam celana saya. Dengan saran teman yang menyesatkan, 
saya pun melakukan hal yang serupa supaya dia senang. Semakin hari hubungan fisik kami makin jauh, namun tidak sampai melakukan cerita cinta. Belakangan ini kami sering melakukan petting ( menempelkan alat kelamin ) dia tidak mau lebih jauh karena dia masih menghargai saya, dia memikirkan masa depan dan perasaan orang tuanya jika tiba-tiba kami lengah.  
Pernah suatu hari saya telat datang bulan selama 2 minggu, kami panik karena ada bacaan di internet jika petting juga bisa menyebabkan kehamilan. 
Namun ternyata saya tidak hamil hanya stress sehingga jadwal datang bulan saya mundur. Sejak saat itu kami selalu menggunakan kondom ketika sedang petting. Hanya pada saat tertentu ketika saya menjelang mens dan tidak dalam masa subur, baru kami tidak menggunakan kondom. Hampir setiap kami bertemu kami selalu melakukannya. Kami pernah membuat aturan untuk melakukannya sebulan sekali saja supaya tidak ketagihan, namun kami gagal. Sama-sama tidak bisa menahan diri. Terakhir kemaren malam kami melakukan petting dan malam ini saya baru sadar jika saya sudah tidak perawan lagi. Ketika saya kekamar mandi sebelum tidur, saya membasuh v**ina saya dan kemudian ada yang aneh. Saya raba ada yang berbeda, ketika saya tekan sedikit dengan mudah jari saya masuk kedalam. Dan sejak saat itu saya baru tau jika saya sudah tidak perawan lagi.  
Tiba-tiba rasa kantuk saya hilang saya merasa bersalah dan takut luar biasa. 
Saya ingin memberitahukan ke pacar saya. Namun saya takut, saya takut karena akhir-akhir ini kami sering bertengkar. Saya takut dia akan semena-mena dengan saya karena saya tidak mungkin meninggalkannya. Karena menurut saya dia terlalu yakin jika saya sudah pasti setia begitu juga dia sekarang saya bingung, saya takut. Saya pasti akan memberitahukan sama pacar saya. Mungkin pagi ini. Saya takut ditinggalkan. Dan jika saya tidak berjodoh dengan dia masih adakah pria yang mau menerima saya dengan keadaan saya yang sekarang ??

Bagaimana saya harus menjelaskan pada pacar saya supaya dia tidak berubah, dan bagaimana menjelaskan ke calon suami saya nanti, jika takdir bekata saya tidak berjodoh dengan pacar saya yang sekarang ??

kami tau kami saling mencintai… tapi.. jodoh ditangan tuhan.. siapapun yang membaca cerita ini.. saya mohon sarannya yang membangun.. saya tau saya salah,,

Alhamdulillah saya secepatnya sadar dan saya tidak ingin melakukannya lagi saya tidak ingin ini terlalu jauh lagi. Dan semakin runyam. Apalagi ayah saya seorang guru agama saya sangat merasa bersalah saya tahu saya berdosa. Dibutakan oleh cinta dan nafsu.

Semoga kejadian ini hanya terjadi pada saya tidak dengan adik-adik saya. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana hancurnya hati orang tua saya jika mengetahui semua ini. Saya ingin tau pendapat dari orang-orang di website cewek ini karena saya tidak mungkin curhat pada teman-teman saya demi menjaga nama baik saya dan pacar saya. terimakasih.



Copyright © Pojok Cerita Cinta

Sponsored By: GratisDesigned By: Habib Blog