Tanpa sadar kehilangan keperawanan

Respons: 0 komentar
Saya mahasiswa tingkat akhir disalah satu universitas di Jawa Timur. Umur saya 23 thn. Saya pacaran dengan lelaki yang sedikit lebih muda, lebih muda 7 bulan dari saya. Saya sangat sayang padanya, dia adalah teman sma saya dan kami satu universitas hingga kini… Awalnya saya yang terlebih dahulu menyukainya ketika kami sekelas dibangku sma. Tiga tahun saya menanti dia datang kepelukan saya. 

Saya terus berusaha mendekatinya. Pernah sekali saya menyatakan cinta, namun dia tidak menjawab hingga akhirnya saya menjauh darinya, disaat itulah dia merasa kehilangan saya dan baru sadar jika dia sangat mencintai saya. Lalu tak lama kami memutuskan untuk berpacaran. 

Sudah 2 tahun kami membina hubungan, dia pria yang baik, meskipun dia tidak bisa dekat dengan keluarga saya dan lebih mementingkan teman. Tapi saya tahu pasti kalau hanya ada saya dihatinya, seminggu pertama pacaran kita sudah kissing menurut saya itu terlalu cepat bagi saya yang baru pertama kali pacaran. Lalu semakin lama hubungan fisik kita semakin jauh. Tidak munafik karena saya sendiri menikmatinya. Kadang saya berinisiatif dan kadang saya meminta dia untuk melakukannya, dia pria yang baik sebenarnya. Awalnya dari mulut turun keleher. Lalu dia memegan buah dada saya,  
saya tidak keberatan karena saya sangat menyayanginya, lama kelamaan dia mulai memasukkan tangannya kedalam celana saya. Dengan saran teman yang menyesatkan, 
saya pun melakukan hal yang serupa supaya dia senang. Semakin hari hubungan fisik kami makin jauh, namun tidak sampai melakukan cerita cinta. Belakangan ini kami sering melakukan petting ( menempelkan alat kelamin ) dia tidak mau lebih jauh karena dia masih menghargai saya, dia memikirkan masa depan dan perasaan orang tuanya jika tiba-tiba kami lengah.  
Pernah suatu hari saya telat datang bulan selama 2 minggu, kami panik karena ada bacaan di internet jika petting juga bisa menyebabkan kehamilan. 
Namun ternyata saya tidak hamil hanya stress sehingga jadwal datang bulan saya mundur. Sejak saat itu kami selalu menggunakan kondom ketika sedang petting. Hanya pada saat tertentu ketika saya menjelang mens dan tidak dalam masa subur, baru kami tidak menggunakan kondom. Hampir setiap kami bertemu kami selalu melakukannya. Kami pernah membuat aturan untuk melakukannya sebulan sekali saja supaya tidak ketagihan, namun kami gagal. Sama-sama tidak bisa menahan diri. Terakhir kemaren malam kami melakukan petting dan malam ini saya baru sadar jika saya sudah tidak perawan lagi. Ketika saya kekamar mandi sebelum tidur, saya membasuh v**ina saya dan kemudian ada yang aneh. Saya raba ada yang berbeda, ketika saya tekan sedikit dengan mudah jari saya masuk kedalam. Dan sejak saat itu saya baru tau jika saya sudah tidak perawan lagi.  
Tiba-tiba rasa kantuk saya hilang saya merasa bersalah dan takut luar biasa. 
Saya ingin memberitahukan ke pacar saya. Namun saya takut, saya takut karena akhir-akhir ini kami sering bertengkar. Saya takut dia akan semena-mena dengan saya karena saya tidak mungkin meninggalkannya. Karena menurut saya dia terlalu yakin jika saya sudah pasti setia begitu juga dia sekarang saya bingung, saya takut. Saya pasti akan memberitahukan sama pacar saya. Mungkin pagi ini. Saya takut ditinggalkan. Dan jika saya tidak berjodoh dengan dia masih adakah pria yang mau menerima saya dengan keadaan saya yang sekarang ??

Bagaimana saya harus menjelaskan pada pacar saya supaya dia tidak berubah, dan bagaimana menjelaskan ke calon suami saya nanti, jika takdir bekata saya tidak berjodoh dengan pacar saya yang sekarang ??

kami tau kami saling mencintai… tapi.. jodoh ditangan tuhan.. siapapun yang membaca cerita ini.. saya mohon sarannya yang membangun.. saya tau saya salah,,

Alhamdulillah saya secepatnya sadar dan saya tidak ingin melakukannya lagi saya tidak ingin ini terlalu jauh lagi. Dan semakin runyam. Apalagi ayah saya seorang guru agama saya sangat merasa bersalah saya tahu saya berdosa. Dibutakan oleh cinta dan nafsu.

Semoga kejadian ini hanya terjadi pada saya tidak dengan adik-adik saya. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana hancurnya hati orang tua saya jika mengetahui semua ini. Saya ingin tau pendapat dari orang-orang di website cewek ini karena saya tidak mungkin curhat pada teman-teman saya demi menjaga nama baik saya dan pacar saya. terimakasih.



Copyright © Pojok Cerita Cinta

Sponsored By: GratisDesigned By: Habib Blog